Mahasiswa Meneliti Labu dapat Mengobati Diabetes

Ada penelitian yang cukup membanggakan dari anak bangsa, yaitu mahasiswa UGM, Yogyakarta, Fakultas Kedokteran Hewan yang berhasil menemukan bahwa Labu Parang atau labu kuning dapat digunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2. Hasil penelitian itu membuat mahasiswa tersebut, Muhammad Rijki berhasil memperoleh penghargaan Alltech Young Scientiest Award .

Diabetes merupakan penyakit akibat kurang atau tidak adanya unsur Insulin di dalam darah, padahal Insulin berfungsi untuk mengangkut Glukosa di dalam darah, akibatnya kadar glukosa dalam darah akan meningkat tajam dan menimbulkan gangguan metabolisme. Ada yang mengatakan bahwa penyakit Diabetes Melitus tidak dapat disembuhkan, tapi bukan berarti para ahli berpangku tangan begitu saja. Penelitian-penelitian terus dilakukan. Labu kuning mengandung senyawa saponin dan flavanoid, yang keduanya berkhasiat menurunkan kadar glukosa darah dan memperbaiki sel beta pancreas untuk menghasilkan insulin kembali. Berdasarkan hasil penelitiannya, kandungan saponin secara signifikan mampu menurunkan glukosa darah. Meski percobaan ini baru dilakukan pada tikus, namun dia melihat hasil yang cukup menggembirakan. Semakin tinggi dosis saponin maka akan secara signifikan menurunkan kadar glukosa. Dia mengatakan untuk mengobati penyakit diabetes pada manusia, diperlukan 400-800 gram labu parang yang telah diekstraksi untuk dikonsumsi tiap hari. Namun bila itu terlalu repot, dia menyarankan labu parang bisa dikonsumsi secara langsung dalam bentuk mentah dengan cara haluskan dengan diblender. Hal ini karena Saponin larut dalam air, jika dimasak, kadar saponin akan berkurang. . Perlu penelitian lebih lanjut untuk mencoba materi penelitian tersebut langsung kepada manusia penderita Diabetes. Tapi paling tidak, hasil penelitian ini membuka cakrawala baru tentang kemungkinan obat alternatif yang dapat menyembuhkan atau minimal menurunkan kadar glukosa dalam darah bagi penderita diabetes.

Sumber: Rumahdiabetes.com

Tags: , ,